Lego, Mainan yang Mengasyikkan dan Bermanfaat untuk Si Kecil

Jumat, 10 September 2021

Sebagian besar dari Anda mungkin pernah bermain Lego kala masih kecil. Kini, mainan berbahan plastik ini masih digemari anak-anak. Lego memang sudah lama menjadi mainan anak dari generasi ke generasi sejak tahun 1949.

Lego, Mainan yang Mengasyikkan dan Bermanfaat untuk Si Kecil

Lego merupakan singkatan dari bahasa Denmark yaitu “leg godt", yang artinya “bermain dengan baik”. Memang benar, Lego tidak hanya sekadar mainan biasa. Anak-anak bisa mendapatkan manfaat positif dengan bermain lego creator. Sebagai orangtua, pastikan untuk membeli produk yang asli agar aman dimainkan oleh anak Anda. Berikut ini adalah tips membelinya.

Lego yang sesuai dengan usia anak

Sebenarnya Lego bisa dimainkan oleh siapa saja dari berbagai kalangan usia. Untuk bayi berusa 9 bulan ke atas, ada balok-balok Lego berukuran besar yang berguna untuk mempelajari warna, bentuk, sekaligus untuk belajar menghitung.

Lego yang bentuknya lebih tradisional seperti Lego Duplo, memiliki balok-balok yang berukuran lebih besar dan cocok untuk anak usia 2 - 5 tahun. Ada lagi Lego Juniors yang berisi balok-balok dan figur berukuran mini. Lego ini cocok untuk anak usia 4 - 8 tahun.

Anak yang lebih besar hingga usia remaja, bisa memilih Lego yang bentuknya sangat kecil dan jumlahnya sangat banyak. Jenis ini juga biasanya lebih kompleks dan membutuhkan waktu yang agak lama untuk membuat satu bentuk tertentu.

Lego memiliki manfaat positif untuk anak

Selain untuk bermain, Lego didesain khusus untuk membantu tumbuh kembang dan daya pikir anak. Berikut ini adalah dampak positif bagi anak ketika bermain Lego.

Membangun keterampilan motorik pada anak

Anak-anak biasanya senang menyusun berbagai bentuk dari Lego. Hal ini bisa membangun otot-otot tangan yang kuat sehingga bisa membantu melakukan keterampilan lain seperti belajar menulis. Ketika kemampuan motorik semakin berkembang, anak-anak bisa menciptakan bentuk atau desain Lego yang lebih rumit.

Menimbulkan rasa percaya diri

Jika berhasil membentuk sesuatu dengan Lego, anak-anak biasanya merasa puas. Mereka juga akan dengan bangga menunjukkannya kepada orangtua dan siapa saja disekitarnya. Kepercayaan dirinya timbul karena mainan Lego ini.

Belajar bekerjasama

Jika dimainkan bersama-sama, anak-anak bisa belajar bekerjasama dengan temannya saat bermain Lego. Ketika harus menentukan bentuk yang akan dibuat dengan Lego, anak-anak ini akan berdiskusi terlebih dahulu. Mereka akan belajar mengenal perbedaan pendapat dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan bentuk yang disepakati.

Mengembangkan kreativitas dan imajinasi

Banyak sekali variasi bentuk yang bisa dibuat dengan balok-balok Lego. Hal ini tentu membutuhkan imajinasi dan kreativitas anak. Mereka pun bebas berkreasi dengan berbagai bentuk, warna, dan ukuran Lego.

Melatih kesabaran dan ketekunan

Untuk membentuk sesuatu dari balok-balok Lego diperlukan waktu. Mungkin saja di tengah proses pembentukan itu timbul kendala. Hal ini tentu membutuhkan kesabaran dan ketekunan agar kendala tersebut teratasi dan bentuk yang direncanakan bisa terwujud dengan baik.

Tips membedakan produk lego asli dengan yang palsu

Kepopuleran Lego membuat pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ingin meraup keuntungan dengan membuat produk yang serupa, bahkan tidak jarang mereka memalsukan Lego dengan membuat copy dari bentuk, kemasan, hingga logo. Beberapa cara untuk menghindari produk palsu ini antara lain:

Cek dan bandingkan harga

Lego asli memiliki harga yang terbilang agak mahal daripada produk tiruannya. Proses pembuatan Lego yang teliti dan mengutamakan kenyamanan serta keamanan, membuat harga Lego asli cukup mahal. Kalau Anda menemukan harga Logo yang jauh dibawah standar harganya, maka patut dicurigai.

Dibuat dengan sangat akurat

Bentuk-bentuk Lego mudah dipasang dengan pas dan tidak longgar. Selain itu juga mudah dibongkar. Ujung-ujungnya tidak tajam sehingga aman dimainkan anak-anak. Produk yang palsu umumnya memiliki potongan yang tidak rapi dan tajam, sehingga berbahaya dan bisa melukai jari anak.

 
Copyright © 2014. locurajapon.com. Powered by Blogger.
Design by Herdiansyah Hamzah. Published by Themes Paper
Creative Commons License